PROYEK BRIBIN II DI GUNUNG KIDUL
Proyek Bribin II merupakan proyek pengadaan air bersih di Kecamatan Semanu Kabupaten Gunung Kidul – Jawa Tengah yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Proyek tersebut adalah proyek kerjasama antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Jerman. Pemerintah Indonesia diwakili oleh Pemprov DIY dan Departemen PU sedangkan Pemerintah Jerman melalui Universitas Karlsruhe.
Pembiayaan proyek menghabiskan dana sekitar 35 Milyar dan bantuan dari pemerintah Jerman sebesar 1,4 juta Euro. Kerjasama yang dilakukan bertujuan untuk menurunkan biaya produksi yang dinilai memberatkan masyarakat yaitu mencapai Rp 5.000 per meter kubik. Melalui kerjasama tersebut diharapkan dapat menekan biaya tersebut menjadi Rp 3.000. Rencana proyek tersebut ialah memompa air yang berasal dari sungai bawah tanah di Gua Birbin ke permukaan (daratan) menggunakan turbin bertenaga listrik mikrohidro. Setelah air sampai di permukaan maka air dapat didistribusikan ke masyarakat sekitar.
Dengan terselesaikannya proyek tersebut pada Maret 2010 dan mulai dioperasikan pada April 2010, sekitar 67.000 jiwa dari 117.000 jiwa atau sekitar 70% penduduk Dusun Kanigoro, Dadapayu, Kecamatan Semanu dapat menikmati dan memanfaatkan air bersih. Debit air yang dihasilkan dari proses pemompaan setinggi 248 meter mencapai 80 liter per detik. Air yang bersal dari pompa ditampung pada penampungan kemudian dialirkan ke permukuman masyarakat melalui pipa-pipa. Air tersebut dapat dimanfaatkan untuk keperluan minum dan keperluan sehari-hari. Hal tersebut sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan air bersih yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih.
Keberhasilan proyek ini menjadi awal pembangunan proyek-proyek serupa di wilayah sekitar atau wilayah lain yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih.
EVALUASI
Untuk mengevaluasi atau menilai manfaat dari Proyek Bribin II Di Gunung Kidul, langkah pertma yang dilakukan adalah menetapkan kriteria dan indikator. Kemudian menilai indicator pada masing-masing criteria dengan melihat kondisi atau studi kasus proyek tersebut.
tersebut.
Berikut Kriteria dan indicator yang akan digunakan dalam mengevaluasi Proyek Bribin II Di Gunung Kidul.

Penilaian Proyek Bribin II Di Gunung Kidul
Penilaian proyek Bribin II Di Gunung Kidul berdasarkan criteria dan indicator yang telah ditetapkan sebelumnya dapat di lihat pada tabel berikut.

Berdasarkan tabel diatas, semua criteria dan indicator dapat terpenuhi. Oleh karena itu, secara keseluruhan Proyek Proyek Bribin II Di Gunung Kidul dapat dikatakan berhasil dengan menilai tingkat efektifitas dan efisiensi.
Sumber:
www.mediaindonesia.com/read/2010/03/11/128793/89/14/Proyek-Bribin-Bisa-Jadi-Laboratorium
www.antaranews.com/.../proyek-air-bersih-dibangun-di-gunungkidul
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2010/03/10/48976/Gunungkidul-Tak-Lagi-Kekurangan-Air-Bersih
